Berita, Presentasi

Pelantikan Pengurus KISSDA putra Pondok Pesantren Darul Amanah


Serah terima jabatan

Sukorejo, kamis (15/3), pengurus baru KISSDA putra Pondok Pesantren Darul Amanah masa bhakti 2018/2019 resmi dilantik dan disahkan untuk mengemban amanah kepengurusan selama satu tahun ke depan. Pelantikan dilaksanakan di komplek Pondok Pesantren Darul Amanah dan dihadiri oleh segenap pembina, pengurus lama, pengurus baru dan semua anggota KISSDA putra Pondok Pesantren Darul Amanah.

 

“Seseorang yang telah berani mengemban amanah harus selalu berusaha sekuat tenaga untuk melaksanakan amanah yang telah diembannya, Continue reading “Pelantikan Pengurus KISSDA putra Pondok Pesantren Darul Amanah”

Berita

PENGURUS PUTRI RESMI DILANTIK


: pengurus baru saat dilantik dan mengucapkan ikrar

KISSDA yang bergerak di bidang literasi santri dianggap sebagai salah satu organisasi yang kompleks di pesantren. Sebab komunitas inilah yang menjadi ujung tombak dakwah pesantren melalui karya-karya anggotanya. Baik berupa puisi, cerita pendek maupun artikel-artikel keagamaan dan pengetahuan umum lainnya.

Rabu (14/3) pengurus KISSDA putri masa bhakti 2018/2019 resmi dilantik oleh pembina KISSDA Putri, Ustadzah Siti Lailatul Badriyah dan dihadiri oleh semua pembina kissda putri serta oleh seluruh anggota kissda putri yang berjumlah kurang lebih 70 santri.

Pelantikan yang dilaksanakan di aula pesantren putri ini menjadi salah satu penguat pergerakan pengurus baru dalam menjalankan amanahnya selama satu periode mendatang.

: Ustadzah Siti Lailatul Badriyah, S.Pd saat melantik pengurus baru

Selesai pelantikan, para pembina mengumpulkan semua pegurus baru untuk menyampaikan beberapa hal yang harus dikerjakan oleh mereka sebagai pengurus baru seperti mempersiapkan program kerja mendatang.

Kissda yang mulai hadir sebagai komunitas sastra pada tahun 2007 diprakarsai oleh ustadz Restu bersama kawan-kawannya. cak restu, sapaan akrabnya, berharap denagn adanya kissda ini literasi santri sebagai penerus ulama akan memberikan pengaruh terhadap dunia islam sebagaimana ulama terdahulu dengan karya-karyanya. Cak Restu juga menanamkan sebuah cita-cita besar bahwa Kissda inilah yang nantinya akan menjadi ujung tombak dakwah pesantren dengan tulisan-tulisanya, agar kehidupan pesantren yang penuh dengan pendidikan dan kebaikan ini bisa dilihat oleh semua orang di luar pesantren.

pengurus baru berfoto bersama pembina KISSDA putri usai acara pelantikan

Uncategorized

Agus Toto : “Saya tunggu Darul Amanah menjadi headline Suara Merdeka malalui prestasinya”


perkataan tersebut langsung diamiini oleh semua santri KISSDA yang pada saat itu sedang melaksanakan pertemuan dengan dewan redaksi Suara Merdeka di dapur redaksinya, Rabu (14/2).

Agus Toto, wakil pemimpin redaksi Suara Merdeka yang menyambut serta memberikan materi kepada santri putri KISSDA ini menunjukkan tentang penyusunan headline Suara Merdeka dan penyususnan berita di Suara Merdeka yang mengedepankan informasi yang berkualitas ketimbang informasi yang viral.

penyusunan berita yang berimbang antara yang sedang panas dibincangkan masyarakat dengan berita yang lebih adem seperti berita inspiratif dan prestasi menjadikan koran yang beredar menjadi lebih nyaman dibaca karena tidak hanya menimbulkan kontroversi dan membuat keadaan semakin memanas.

saat menunjukkan salah satu prestasi international yang diraih oleh salah satu sekolah menengah kejurusan, Agus kemudian menutarakan harapannya agar suatu saat Ia bisa memasang Prestasi Gemilang Darul Amanah yang bisa masuk di Headline Suara Merdeka. “Saya tunggu Darul Amanah menjadi Headline Suara Merdeka dengan prestasinya”

Uncategorized

KONGKOW BARENG REDAKTUR SUARA MERDEKA


kemarin dua hari, Selasa dan rabu (13-14/2) Anak-anak Kissda pada kongkow bareng radaktur Suara Merdeka buat ngangsu kaweruh masalah dunia perberitaan. mereka diberi materi mengenai proses pembuatan berita yang baik, dari awal hingga jadi berita siap konsumsi masyarakat. Agus Fathudin, salah satu tim redaktur Suara Merdeka juga memberikan teori mengenai bagaimana kita membedakan antara berita hoaks dan bukan yang sekarnag ini semakin ramai di media masa terlebih media sosial. Ia juga menambahkan bahwa santri memang harus begini ini, terlebi hketika sudah keluar dari pesantren, jangan sampai santri yang kemasukan iklim dunia luar, namun santrilah yang harus menonjolkan bagaimana kehiduapan seorang santri.
Alumni Pondok Pesantren Sarang, Rembang ini juga menyampaikan beberapa bait syair yang ada dalam kitab Ta’limul Mutaallim kepada santri.

Gunawan, Pemimpin Redaksi Suara Merdeka mengatakan bahwa Berita-Koran- seharusnya memberikan solusi bukan kontroversi atau bahkan profokasi

Agus Toto, Wakil pemimpin Redaksi Suara Merdeka mengatakan bahwa, Majalah Terbitan Darul Amanah sangat keren, rubrik yang dimuat sudah lengkap, mulai dari berita, sastra dan ilmiah, namun tak ada gading yang tak retak, tetap masih harus diperbaiki lagi terlebih dalam teknik kepenulisan serta lay out agar lebih nyaman dibaca.
Agus menambahkan bahwa tim redaktur Suara merdeka siap jika diminta untuk datang kepesantren dan berdiskusi bersama redaktur pesantren guna menyempurnakan terbitan majalah yang sudah ada

selain itu untuk menambah wawasan, mereka juga berkunjung ke Museum Rangga warsita untuk sejenak menilik sejarah yang ada.

Puisi, Uncategorized

Terkoyak


Kata muhammad albar,

 dunia panggung sandiwara, 

entah tak terhitung berapa topeng yang telah terpakai,

 andaikan kau mengerti dalam setiap belaian lirih yang selalu ku terlena olehnya… 

Oh

 betapa tidak selalu begitu, 

sedang memandang parasmu bukanlah sebuah kesandiwaraan di dalamnya… 

Selalu begitu, 

mati terkoyak hati tak bernaluri….

Puisi, Uncategorized

MENGUTIP ASA


Saat ku lihat semburat matanya
aku tersadar dari lela
p mimpi yang membuai
terbangun dari tidur
menyapa pagi diawal hari
matanya semakin terang bersinar
tinggi mebumbung sinarnya diangkasa
menanda telah datang waktu untuk meluruskan kaki yang terseok sepanjang hari
mata itu kini mulai sayu
turun dari peraduan tertingginya
larut kedalam gelapnya malam
meninggalkan sajak cerita untuk disambung esok
dan matahari itu terus mengajarkanku
selama mata masih terbuka,
selama itu pulalah asa kan tetap ada