Terkoyak


Kata muhammad albar,

 dunia panggung sandiwara, 

entah tak terhitung berapa topeng yang telah terpakai,

 andaikan kau mengerti dalam setiap belaian lirih yang selalu ku terlena olehnya… 

Oh

 betapa tidak selalu begitu, 

sedang memandang parasmu bukanlah sebuah kesandiwaraan di dalamnya… 

Selalu begitu, 

mati terkoyak hati tak bernaluri….

Iklan

MENGUTIP ASA


Saat ku lihat semburat matanya
aku tersadar dari lela
p mimpi yang membuai
terbangun dari tidur
menyapa pagi diawal hari
matanya semakin terang bersinar
tinggi mebumbung sinarnya diangkasa
menanda telah datang waktu untuk meluruskan kaki yang terseok sepanjang hari
mata itu kini mulai sayu
turun dari peraduan tertingginya
larut kedalam gelapnya malam
meninggalkan sajak cerita untuk disambung esok
dan matahari itu terus mengajarkanku
selama mata masih terbuka,
selama itu pulalah asa kan tetap ada

Asa yang kembali


Jalan setapak,
Melengkapi
Alunan daun yang melambai.
Gemericik air yang menyejukan.
Membawa asa dalam masa

Biru, diatas jauh.
Menenangkan jiwa yang baru rusuh.
Gelisah tiada tara.
Kehidupan baru tanpa rencana.

Telah lama ia pergi.
Kini ia hadir.
Membawa sebuah tekad.
Harapan,
Tuk bangkitkan kembali.
Asa lama yang hilang.

-Armay

Doa si pak tua


Pantulan teriknya mentari menusuk mata dari ujung kubah masjid

Para pekerja mulai beranjak dari peraduannya

Corong corong masjid satu persatu meneriakkan rintihan pak tua yang mengumandangkan sebuah peringatan

Tapi…..

Tak banyak dari penikmat suara pak tua yang datang

Satu, dua dan tiga

Jari ini tak habis dibuatnya untuk menghitung

Tak lagi nampak orang yang datang singgah

Bahkan menolehpun enggan

Segelintir tak menyurutkan semangat pak tua mengumandangkan iqamah tanda sholat akan segera d jamaah

Kana para pemuda ???

Masih sibukkah mereka hingga tega membiarkan pak tua kesepian d surau kesayanganny???

Selalu terbersit tanda tanya dalam gumam pak tua

SOME ONE IN MY HEART


seseorang ………

dirimulah yang selalu menyinari hatiku

member warna di hidupku

yang selalu memberiku canda dan tawa

 

namun saat ini ku tak bisa melihat mu

memandang wajahmu, dan bertemu dengan mu

aku rindu suara lembutmu

rasa perhatianmu kepadaku

dan aku rindu akan kasih dan sayangmu kepadaku

 

saat hati ini gundah ……

engkau selalu menghiburku

kau selalu memberikan yang terbaik untuku

walau saat kau jauh dariku

kau akan slalu ada di dalam lubuk hatiku

 

karena kau sahabatku………………

 

 

#Refilia Gloration de Regizza

RINDU KAWAN KECILKU


Oleh : Riezal

 

Hening malam senyap

Tegap tegar hati kecil

Di selubung hujan rindu

Pada kawan kecil lama

 

Ribuan detik berkicau

Ayunan udara mendayu- dayu

Di dasar kanvas kehidupan

Tiada semak belukar

Tuk henti masa

Walau sejenak

 

Pada siapa salah di tepi?

Atau hanya lupa di sisi?

Atau kami lalai…

Dipesona belaian tawa tipis

 

Kini sekeletik ingatan kecil

Menyala- nyala di mata hampa

Mungkin besok entah lusa

Kawan kecil kan datang bersama